IKASSI.NET.,-AMBON- Komitmen Kementerian Agama Provinsi Maluku dalam memperkuat kualitas pendidikan di wilayah kepulauan kembali ditunjukkan melalui peresmian Gedung Ruang Kelas Baru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 4 Maluku Tengah di Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Sabtu (23/05/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., sebagai bagian dari upaya nyata menghadirkan akses pendidikan yang layak, merata, dan berkualitas bagi masyarakat Maluku hingga wilayah terluar dan kepulauan.
Gedung Ruang Kelas Baru berlantai 2 tersebut dibangun melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sejak Agustus 2025 dan kini resmi digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta peningkatan mutu pendidikan madrasah.
Kegiatan peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kakanwil didampingi Wasekjen PBNU Faisal Saimima, Kabid Pendidikan Madrasah Hj. Farida Laisouw, Plh. Kabag Tata Usaha Ria Anis Purwaningrum, Kabid Bimas Islam H. Yasir Rumadaul, Kabid Bimas Kristen Stepanus Tia, Kabid Papkis H. Abd. Karim Rahantan, Pembimas Hindu Wayan Shantika, serta Pembimas Katholik Bernardus Fenulene.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan madrasah merupakan bentuk kontribusi konkret Kementerian Agama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Maluku.
“Pembangunan gedung ruang kelas baru ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama Provinsi Maluku dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan. Ini adalah wujud nyata kontribusi Kementerian Agama untuk Maluku pung bae,” tegas Kakanwil sebagaimana disadur darihttps://maluku.kemenag.go.id/
Menurutnya, kehadiran fasilitas pendidikan yang representatif menjadi investasi penting dalam menciptakan generasi masa depan yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing.
Ia menekankan bahwa madrasah tidak hanya berfungsi sebagai pusat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter, penguatan akhlak, serta penanaman nilai-nilai moderasi beragama.
“Madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, memiliki akhlak yang baik, cinta terhadap daerah, dan mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman,” katanya.
Kakanwil juga menyampaikan bahwa perhatian Kementerian Agama terhadap pembangunan madrasah di Maluku akan terus diperkuat, terutama dalam pemerataan akses pendidikan di daerah kepulauan dan terpencil.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Maluku, di mana pun mereka berada, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. Karena pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas pendidikan tersebut demi kemajuan generasi muda Maluku.
“Gedung ini harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik agar benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan mutu pembelajaran dan prestasi peserta didik,” tambahnya.
Dengan diresemikan pengunaan Gedung ini maka para siswa akan mulai mengikuti proses belajar mengajar di Gedung baru berlantai dua itu. ” Semoga kehadiran Gedung yang lengkap dengan fasilitas ini akan meningkatkan mutu dan kualitas Pendidikan bagi anak anak di negeri Siri Sori Islam ini,” harap Kakanwil.
Lebih lanjut Kakanwil mengatakan kemenag terus memberikan perhatian bagi masyarakat Maluku melalui layanan pembangunan pada bidang agama dan pendidikan bagi masyarakat. Kemenag juga akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh pemerintah di tingkat kota kabupaten untuk mewujudkan pembanagunan yang merata bagi masyarakat.
“Sekali lagi saya sampaikan kehadiran seluruh fasilitas Pendidikan dan fasilitas lain yang dibangun setiap tahun oleh kementerian agama di seluruh pelosok provinsi ini, adalah bentuk perhatian Utama Kemenag “Par Maluku Pung Bae” tutup Kakanwil (thio)












Discussion about this post