IKASSI.NET.,- AMBON– Nuansa spiritual yang kental dipastikan akan menyelimuti prosesi pelantikan Raja Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah.
Agenda sakral yang masuk dalam rangkaian acara pentasbihan Syarifudin Pattisahusiwa sebagai Upu Latu Sahusiwa pada 23 Mei 2026 mendatang ini, akan diawali dengan gelaran Istighosah Kubro dan Dzikir Asmaul Husna di Masjid Baiturrahman Negeri Siri Sori Islam.
Ketua Umum IKASSI Ambon, Hasbollah Toisuta, mengungkapkan, langkah yang diambil panitia bukan sekadar pelengkap seremonial, melainkan sebagai bentuk manifestasi syukur dan permohonan restu kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala demi kepemimpinan yang amanah bagi masyarakat Negeri Elhau ke depan.

Istighosah Kubro direncanakan menjadi magnet spiritual bagi seluruh Anak Cucu Siri Sori Islam (ACS) yang datang menyaksikan momen bersejarah. Dengan melantunkan Dzikir Asmaul Husna secara kolektif, diharapkan tercipta suasana tenang dan penuh keberkahan sebelum prosesi adat dan administrasi negara dilakukan.
“Kami ingin memulai babak baru kepemimpinan ini dengan ‘mengetuk pintu langit’. Istighosah dan dzikir ini adalah fondasi spiritual agar proses pelantikan berjalan lancar dan membawa kemaslahatan bagi seluruh anak negeri,” kata Hasbollah Toisuta yang ditemui di sela-sela pelatihan Istighosah Kubro dan Dzikiri Asmaul Husna oleh IKASSI Ambon.

Pelatihan Istighosah Kubro dan Dzikiri Asmaul Husna yang dilaksanakan di kediaman Ketum IKASSI Ambon, dipimpin oleh Sesepuh IKASSI, Hi. Rustam Holle. Hadir Ketua Majelis Taklim Baiturrahman IKASSI Ambon, Hj. Yani Toisuta.
Rencananya, bait-bait Istighosah Kubro dan Dzikir Asmaul Husna akan dikirim ke semua ACS. Ini dilakukan agar saat hari H, semua warga sudah menghafalnya sehingga pelaksanaannya berjalan khusyu dan khidmat.
“Istighosah Kubro akan dilaksanakan pada hari Jumat 22 Mei 2026, ba’da sholat Subuh di Masjid Baiturrahman Negeri Siri Sori Islam,” ujarna.

Pelantikan Raja di Negeri Siri Sori Islam memang dikenal unik karena selalu menjaga keseimbangan antara adat dan syariat Islam. Pelaksanaan Istighosah Kubro mempertegas identitas negeri yang berada di dataran Jasirah Tenggara Pulau Saparua ini sebagai salah satu pilar sejarah Islam di Kepulauan Saparua. (ADDM)












Discussion about this post